by

Cara Menegur dan Memuji Sales Anda

Cara Menegur dan Memuji Sales Anda – Bagaimana caranya membina sales force yang pas serta bagaimana caranya mengapresiasi mereka, beri pujian pada mereka, memberi salam atau bahkan juga menstimulan mereka.

Mesti selalu Kalian ingat jika tiap-tiap individu itu unik serta metode men-treatmentnya juga mempunyai metode yang berlainan.

Ulasan pertama kesempatan ini yaitu terkait bagaimana caranya memberi salam maupun beri pujian terhadap mereka. Bila beri pujian lebih baik senantiasa kerjakan di muka beberapa orang , senantiasa katakan namanya serta dikenalkan terhadap beberapa orang supaya sales force rasakan mendapat reward dalam dianya sendiri.

Metode bagi memberi salam sales force yang lakukan kekeliruan juga sama,adalah dengan senantiasa memberi salam di muka beberapa orang tetapi dengan tehnik cara billyard. Bagaimana tehnik cara billyard? Dengan memakai pihak ke-tiga.

Jikalau ingin memberi salam sales force yang hebat, kerjakan di depan umum tetapi tak langsung menembak nama maupun individu orang yang dimaksud. Kebanyakan dengan memakai pihak ke-tiga, orang yang kita tujuan bakal rasakan jika dianya sendiri salah. Jadi dengan itu, sales force yang lakukan kekeliruan bakal rasakan jika dianya sendiri lakukan kekeliruan.

Lalu bagaimana melalui langkah berikan motivasi terhadap sales force? Dalam pelajaran pengetahuan Neuro Linguistik Programiming sumber motivasi semasing orang dibedakan jadi dua, adalah sumber motivasi yang mendekat serta sumber motivasi yang menjauh.

Dalam soal ini, kita harus mendalami sales force kita type yang mendekat atau menjauh. Metode membedakannya juga begitu simpel, jikalau sales force menjawab dalam kata “ingin” bermakna ia yaitu type yang mendekat serta metode menstimulan sales force itu yaitu imingi dengan reward.

Tetapi jikalau sales force yang menjawab dalam kata “tidak ingin” bermakna ia masuk ke dalam type yang menjauh serta metode menstimulan sales force yang masuk ke type ini yaitu melalui langkah ingatkan selalu berkenaan dengan punishment serta dengan “big why” yang ia mengeluarkan.

Dengan demikian mereka bakal berpikir pula tak kerja dengan benar-benar, bagaimana perusahaan bakal berikan punishment.

Oleh karena itu, ringkasan yang didapatkan yaitu tiap-tiap semasing orang berlainan serta metode me-motivasinya juga berlainan.

Kunjungi: AgenFranchise.com

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed